.
English French German Spain Italian Dutch
Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Home » » 638 Kali Usaha Percobaan Pembunuhan Terhadap FIDEL CASTRO

638 Kali Usaha Percobaan Pembunuhan Terhadap FIDEL CASTRO

Written By AAN PRAWIRA on Kamis, 22 Juli 2010 | 22.7.10

Fidel Castro
Tokoh legendaries  sekaligus saksi sejarah dunia yang masih hidup. Ketika banyak tokoh dunia seangkatannya telah meninggal dunia, entah karena meninggal wajar ataupun karena dibunuh, namun Fidel Castro tetap bertahan hingga kini. Usianya kini 83 tahun.  Dia tokoh berpengaruh dunia, dan sangat dibenci Amerika dan negeri barat lainnya. Namun Castro tak peduli, bahkan sekalipun negerinya mendapat embargo ekonomi dari PBB  pun ia tetap tegar. Kuatnya figure Castro ini mungkin yang menginspirasi Hugo Chavez, Presiden Venezuela untuk melakukan hal serupa, termasuk dalam menentang Amerika. 

Dengan begitu banyak musuh, maka tak heran kalau Castro mengalami ratusan kali percobaan pembunuhan. Bisa jadi dialah salah satu pemimpin dunia yang paling banyak mengalami usaha pembunuhan. Namun semuanya kandas. Konon, ia telah mengalami 638 kali usaha pembunuhan (konspirasi) namun semuanya gagal.
Maha besar Tuhan. Begitulah. Manusia boleh saja merancang pembunuhan, bahkan dengan intelijen secanggih apapun, tapi jika Tuhan menyatakan belum waktunya ajal menjemput, maka takkan maut bisa menyentuh. Itulah ‘mujizat' yang dialami Castro.
Dalam dokumen rahasia yang dirilis CIA (CentralIntelligence Agency)  terkuak kalau pemerintah Amerika sendiri  pernah mencoba membunuh tokoh nomor satu Kuba itu. AssociatedPress (AP), menyebutkan,  dalam dokumen yang tercatat pada tahun 1960, Gedung Putih merekrut seorang agen FederalBureau Investigation (FBI) untuk mendekati anggota gangster AS guna meracun Castro hingga mati pada tahun-tahun pertama pemerintahannya.

Pejabat yang merilis lembaran-lembaran kertas laporan internal CIA, menyatakan rencana pembunuhan Castro tersebut merupakan sambutan terhadap kekuasaan komunis sebagai bukti klaim Kuba yang menyebutkan bahwa AS memang sejak lama menginginkan kematian Castro.
Pejabat tersebut mengatakan terdapat lebih dari 600 dokumen percobaan pembunuhan Castro dalam beberapa dekade. Bahkan, dalam sebuah surat yang dipublikasikan, pemimpin yang jarang tampil di hadapan public karena penyembuhan usus itu mengatakan, Presiden AS George W Bush juga mengesahkan dan memerintahkan pembunuhan terhadap dirinya.

Berdasakan perintah Gedung Putih, Central Intelligence Agency mencoba membunuh Presiden Fidel Castro, pejabat  dan para pemimpin lainnya. Apa yang telah diperkirakan dan dituduhkanakan terbukti, tulis surat kabar Partai Komunis Kuba, Granma, menanggapi hal itu.
AP melansir, sebelumnya rincian awal dari rencana ini pertama kali ditampilkan oleh wartawan investigasi surat kabar Jack Anderson dalam sebuah kolom pada tahun 1971. Lembaran-lembaran dokumen tersebut merupakan bagian dari laporanp ersiapan permintaan Direktur CIA, James Schlesinger pada tahun 1973, yang memerintahkan pejabat agensi senior untuk menjelaskan kepadanya beberapa hal yang sedang terjadi dan aksi sebelumnya yang berpotensi menghambat orang-orang sewaan CIA untuk meracun Castro.

Dokumen yang tercatat pada tahun 1960 itu menyebutkan CIA merekrut agen FBI Robert Maheu dan ajudan tertinggi untuk Howard Hughes di Las Vegas. Perkerutan ini dimaksudkan untuk mendekati anggota gangster John Roselli.
Roselli diberikan izin sebagai wakil korporasi internasional yang akan membunuh Castro karena kehilangan penyelenggaraan perjudian. Pada saat itu, Castro tidak mengesahkannya dan dianggap merusak gangster kasino terkenal AS yang beroperasi di ibu kota Kuba, Havana.

Roselli juga diperkenalkan Maheu sebagai Sam Gold dan Joe. Dua anggota lain yang termasuk dalam daftaran incaran pemerintah AS adalah MomoGiancana, dan penerus Al Capone di Chicago, Santos Trafficante, salah seoranganggota gangster terkuat di Kuba di bawah pemerintahan Batista. Agen intelijen tersebut memberikan enam butir pil beracun kepada gangster untuk membunuh Castro. Namun,   percobaan untuk memasukan pil tersebut, mengalami kegagalan. 
Percobaan pembunuhan ini dihentikan setelah kegagalan CIA mensponsori invasi AS ke Teluk Babi, Kuba pada April 1961. Alhasil, dalam dokumen tersebut, tersurat CIA tidak mampu untuk mendapatkan kembali pil racunyang diniatkan menghabisi Castro itu.
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan Tanggapanmu Di Sini

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Mediasiteku - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger